Program Karantina Tahfidz Dorong Pembentukan Karakter Religius Siswa



Program Karantina Tahfidz Al-Qur’an menjadi salah satu upaya strategis dalam mendorong pembentukan karakter religius peserta didik SMK Negeri 2 Makassar. Melalui program ini, siswa tidak hanya dibina untuk meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an, tetapi juga diarahkan untuk membentuk kepribadian yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.

Salah satu peserta didik SMKN 2 Makassar, Nur Halim dan Nabil Hamas, terpilih mengikuti Program Karantina Tahfidz Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi pada tanggal 6 hingga 25 Desember 2025 lalu. Program ini merupakan kegiatan pembinaan intensif yang diikuti oleh peserta terpilih dari berbagai sekolah, dengan tujuan meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an serta memperkuat karakter religius generasi muda.

Selama mengikuti karantina, peserta didik menjalani rangkaian kegiatan terstruktur, mulai dari setoran hafalan, murajaah, pembinaan adab, pembiasaan ibadah, hingga pendampingan oleh pembimbing yang berkompeten di bidang tahfidz. Pola pembinaan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peserta didik agar dapat fokus, disiplin, dan konsisten dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Kepala SMKN 2 Makassar, Mansur, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan peserta didik dalam program tersebut. Menurutnya, Program Karantina Tahfidz memberikan dampak positif tidak hanya pada peningkatan hafalan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan sikap religius siswa.

“Program ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter peserta didik. Nilai-nilai religius, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang diperoleh selama karantina diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembinaan karakter religius merupakan bagian penting dari proses pendidikan di sekolah. Melalui kegiatan keagamaan seperti tahfidz Al-Qur’an, peserta didik diharapkan mampu memiliki kepribadian yang seimbang antara kemampuan akademik, keterampilan vokasi, dan akhlak mulia.

Program Karantina Tahfidz juga dinilai sejalan dengan upaya penguatan pendidikan karakter yang terus dikembangkan di SMKN 2 Makassar. Sekolah berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan yang mendorong pembentukan karakter peserta didik, baik melalui kegiatan akademik, nonakademik, maupun keagamaan.

Keikutsertaan siswa dalam program ini menjadi bukti bahwa SMKN 2 Makassar tidak hanya fokus pada pengembangan kompetensi kejuruan, tetapi juga memberikan perhatian pada pembinaan spiritual dan moral peserta didik. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.

Dengan adanya Program Karantina Tahfidz Al-Qur’an, diharapkan semakin banyak peserta didik SMKN 2 Makassar yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mampu menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak generasi yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan

Komentar

Baca Juga Yuk >>

Materi Ajar Pai Kelas XI

Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1447 H di Jakarta

Adab Menggunakan Media Sosial

Materi Ajar PAI Kelas XII

HUKUM MAWARIS (WARISAN) DALAM ISLAM

Pernikahan dalam Islam

Cabang Iman: Menjaga Kehormatan Ikhlas, Malu dan Zuhud

Berbuat Baik (Ihsan)

Materi Ajar PAI Kelas X

Bangun Karakter Sejak Dini, SMK Negeri 2 Makassar Buka PAB Pramuka